Paccoo, Mengubah Hama menjadi Makanan

Paccoo, Mengubah Hama menjadi Makanan

Mau diapakan paccoo (talas) Sulawesi Selatan? ini berbeda dengan paccoo (talas) jawa. Disana bisa dimakan, kalau disini tidak. Gatal sekali itu paccoo Sulawesi Selatan. Itulah penggalan kata-kata petani lokal di Malakaji, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia ketika founder Paccoo.com berkunjung kesana. Mereka tidak menyangka bahwa ternyata talas atau orang Makassar menyebutnya paccoo yang selama ini dianggap tanaman liar dan hama bisa diolah menjadi makanan yang bernilai ekonomi. Talas liar tumbuh di sekitaran pinggir sungai, samping selokan dan hutan di kawasan gunung Lompo Battang. Selama ini memang masyarakat di sekitar daerah tersebut menganggap talas bukan tanaman yang dimakan kecuali saat musim kemarau panjang dimana tidak ada lagi tanaman yang bisa dimakan. Selain itu, batang talas juga dijadikan pakan alternatif untuk ternak ikan mereka. Membutuhkan sekitar 3-5 bulan founder dari Paccoo.com untuk bisa meneliti bagaimana cara menghilangkan gatal di talas Sulawesi Selatan yang memang memiliki kadar gatal diatas rata-rata umbi lainnya. Para petani lokal sangat senang mengetahui bahwa talas yang selama ini “liar” akhirnya memiliki nilai jual. Paccoo.com mengajak para petani untuk membudidayakan talas khas Sulawesi Selatan dimana setelah panen Paccoo.com akan mengolahnya menjadi makanan dan menyebarkannya di pasar global. Tentu hal ini menjadi penghasilan tambahan yang sangat menggiurkan bagi para petani terutama mereka kebanyakan menanam jagung yang selama ini dihargai sangat murah. Jagung yang mereka kembangkan berasal dari bibit impor yang harganya mahal. Belum lagi biaya perawatan jagung yang mahal dan tidak ramah lingkungan seperti pupuk kimia dan pestisida. Talas memiliki keunggulan dalam hal perawatan dimana talas tidak memerlukan bibit impor mahal sebab talas liar yang selama ini tumbuh dimana-mana bisa diambil dan dikembangkan. Para petani pun tidak memerlukan pupuk kimia dan pestisida dalam perawatannya dan ini bisa mengurangi potensi degradasi lahan di daerah tersebut. Perbandingan harga talas dan jagung pun sangat berbeda. Jagung selama ini dihargai 1.600 rupiah-1.800 rupiah per kilo sedangkan talas dihargai 5.000 rupiah per kilo-nya. Dengan Paccoo.com, para petani pun bisa mendapatkan penghasilan yang lebih berkat tanaman yang selama ini dianggap sebelah mata. Selain membudidayakan pangan lokal, Paccoo.com pun terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan para petani lokal Indonesia. Merdeka Pangan Nasional!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *